Langsung ke konten utama

Photo Story : Mess Pelepas Penat



Kota Jakarta dan penyangganya merupakan magnet bagi pekerja-pekerja dari daerah, dimana kota Jakarta dan sekitarnya dianggap sebagai pusat utama perekonomian yang mampu memberikan kehidupan yang lebih baik sesuai harapan para pekerja tersebut. Meskipun terkadang harapan harus dilalui dengan aktivitas yang melelahkan, mereka tetap berhasrat mencapai harapan tersebut. Di sela padatnya aktivitas yang melelahkan, selalu terselip waktu rehat dan senda gurau untuk melepas penat. Seperti yang dialami oleh sejumlah pekerja asal Wonogiri, Jawa Tengah yang bekerja di sebuah salon hewan di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan ini. 

Waktu sebelum dan sesudah maghrib merupakan waktu yang penting bagi mereka, dimana di waktu ini, kegiatan melepas penat atau istirahat, mandi, sholat dan makan malam dilakukan sebelum beberapa dari mereka kembali bekerja. Semua kegiatan tersebut dilakukan di sebuah mess yang disediakan oleh pemilik usaha.

Mess tersebut menjadi pilihan untuk tinggal ditengah tingginya harga sewa rumah ataupun kos-kosan di kawasan Bintaro. Mess dengan kondisi seadanya bukanlah menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih harapan akan kehidupan yang lebih baik. Karena dengan tinggal di mess, setidaknya penghasilan yang ditabung atau dikirimkan ke kampung halaman akan bertambah.



Mess tempat istirahat karyawan

Bercengkerama

Bersiap istirahat

Bercengkerama di dalam mess

Ibadah sholat maghrib

Beristirahat

Lemari kardus



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Opini Singkat Konflik Israel Dan Palestina

Sebelum memulai tulisan yang super pendek ini, penulis mengucapkan selamat atas terpilihnya Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat tanggal 8 Juni 2018. Berdasarkan referensi dari berbagai sumber surat kabar arus utama, tugas Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB merupakan yang keempat kalinya dan kali ini Indonesia akan mengemban tugas selama 2 tahun ke depan bersama dengan Republik Dominika, Afrika Selatan, Jerman dan Belgia; serta 5 anggota tidak tetap lainnya dan 5 anggota tetap DK PBB (Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris dan Perancis).  Inilah saatnya Indonesia beraksi kembali untuk dunia internasional di tengah banyaknya ketegangan-ketegangan dalam dunia internasional. Perjuangan memperoleh tugas internasional sebagai anggota tidak tetap DK PBB menurut penulis merupakan salah satu peran Indonesia sesuai amanat pembukaan UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan ...

Berpikir Terbuka Ala Fotografer Fotografi Jalanan (Street Photography)

"Lha kok jaman semakin maju, tapi pikiran banyak yang nyempit ya", begitulah kira-kira ungkap seorang rekan beberapa bulan lalu.  "Kurang piknik", barangkali ungkapan anak muda jaman sekarang yang pantas untuk menyikapi kondisi saat ini, yang sedang menjangkiti manusia-manusia Indonesia, baik tua maupun muda. Namun, menurut hemat penulis, bukanlah "kurang piknik", ungkapan yang tepat dalam menyikapi kondisi tersebut, karena mungkin mereka-mereka yang berpikir menyempit justru lebih sering "piknik" daripada mereka-mereka yang berpikir meluas. Menurut hemat penulis, ungkapan yang tepat adalah kurangnya keinginan berpikir kritis dan ketidakmampuan atau pun kurangnya keinginan berpikir terbuka. Mereka yang pemikirannya menyempit biasanya ditandai oleh gejala mudahnya menerima suatu kabar burung yang entah kebenarannya dan akan meyakininya sampai sepenuh hati, bahkan akan dimanisfestasikan ke dalam tata perilakunya sehari-hari. Biasanya mereka-mer...