Langsung ke konten utama

Varian Baru Tulisan Fiksi, Pawon Fiksi

Tulis menulis merupakan salah satu kegiatan yang boleh dibilang menyenangkan sekaligus merupakan olah rasa dan olah pikir. Menulis adalah kegiatannya dan tulisan adalah bentuk hasil atau karyanya. Karya yang terbentuk ini nantinya diharapkan akan memberikan sumbangan terhadap kehidupan sosial masyarakat (harapan penulis) dan juga karya ini akan tetap hidup abadi walaupun si penulis sudah menjadi tanah. Singkatnya, menurut hemat penulis, menulis merupakan salah satu cara "memperpanjang hidup". Seperti apa yang pernah diujarkan oleh Pak Pramoedya, bahwa orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.

Jika dalam www.mlakuwae.blogspot.co.id berisikan mengenai catatan-catatan ringan seputar apa yang terjadi di sekitar kita dan catatan-catatan ringan mengenai jalan-jalan dan memotret. Nah, penulis mengenalkan varian baru, yakni tulisan fiksi.

Tulisan fiksi ini berbentuk cerpen yang singkat. Kumpulan-kumpulan tulisan fiksi ini penulis kemas ke dalam blog yang penulis beri judul :



Blog "Pawon Fiksi" ini bisa dilihat di www.pawonfiksi.blogspot.co.id




Mari kita menulis, memotret dan tentunya jalan-jalan.

Salam mlaku-mlaku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Telur Ayam Palsu ???

Isu tak sedap berkembang lagi, baru-baru ini terdengar kabar mengenai isu beredarnya telur ayam palsu di pasaran. Arus deras informasi dunia maya telah menjadikan isu ini berkembang dan mungkin penulis bilang, sudah mewabah di masyarakat Indonesia. Telur palsu yang dimaksudkan dan yang isu-nya mewabah tersebut dipercaya sebagai telur sintetis yang dibuat dengan senyawa-senyawa kimia tertentu yang tidak layak untuk dikonsumsi. Lantas adakah telur palsu sintetis seperti ini? Kadang penulis merasa tergelitik ingin tertawa ketika membaca isu tersebut. Dengan harga telur di pasaran sekitar 2000-3000 rupiah per butir telur ayam, maka kemungkinan besar jikalau memang ada telur sintetik, harganya akan jauh lebih mahal. Tentunya biaya produksi akan sangat lebih mahal karena bahan dan bentuk khusus telur yang imitasinya terbilang sulit. Dari kondisi ini sudah dipastikan bahwa telur palsu sintetik seperti yang diberitakan di medsos akhir-akhir ini menjadi tidak berdasar. Kemudian dal...

Pelaku Teror Bom Bukanlah Tidak Beragama, Mereka Beragama Islam

Di pertengahan sampai menjelang akhir tahun 2017, kita dikejutkan dengan tingkah polah ISIS di Marawi, Filipina. Kelompok-kelompok lokal yang telah berbaiat kepada ISIS melancarkan aksinya, mengubah Marawi menjadi medan tempur setelah pusatnya di Timur Tengah digempur habis-habisan. Sungguh mengejutkan bagi kita semua, ternyata ISIS sudah mengincar Asia Tenggara dan siap mendirikan wilayah basisnya. Meskipun akhirnya mampu diredam oleh Angkatan Bersenjata Filipina. Jarak yang berdekatan antara Filipina dan Indonesia membuat kita khawatir waktu itu. Masih belum padam di benak kita terkait teror ISIS di Marawi, Filipina. Saat ini, kita, bangsa Indonesia, dihebohkan dengan kericuhan napi teroris dan teror bom bunuh diri, dimana mereka para pelaku termasuk kelompok lokal yang telah berbaiat kepada ISIS. Pihak berwenang masih dalam proses investigasi dan berjibaku mencegah aksi-aksi serupa yang dikhawatirkan masih berlanjut di tengah belum rampungnya RUU Anti-Terorisme. Tentunya se...

Opini Singkat Konflik Israel Dan Palestina

Sebelum memulai tulisan yang super pendek ini, penulis mengucapkan selamat atas terpilihnya Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat tanggal 8 Juni 2018. Berdasarkan referensi dari berbagai sumber surat kabar arus utama, tugas Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB merupakan yang keempat kalinya dan kali ini Indonesia akan mengemban tugas selama 2 tahun ke depan bersama dengan Republik Dominika, Afrika Selatan, Jerman dan Belgia; serta 5 anggota tidak tetap lainnya dan 5 anggota tetap DK PBB (Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris dan Perancis).  Inilah saatnya Indonesia beraksi kembali untuk dunia internasional di tengah banyaknya ketegangan-ketegangan dalam dunia internasional. Perjuangan memperoleh tugas internasional sebagai anggota tidak tetap DK PBB menurut penulis merupakan salah satu peran Indonesia sesuai amanat pembukaan UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan ...