Langsung ke konten utama

Postingan

Berpikir Terbuka Ala Fotografer Fotografi Jalanan (Street Photography)

"Lha kok jaman semakin maju, tapi pikiran banyak yang nyempit ya", begitulah kira-kira ungkap seorang rekan beberapa bulan lalu.  "Kurang piknik", barangkali ungkapan anak muda jaman sekarang yang pantas untuk menyikapi kondisi saat ini, yang sedang menjangkiti manusia-manusia Indonesia, baik tua maupun muda. Namun, menurut hemat penulis, bukanlah "kurang piknik", ungkapan yang tepat dalam menyikapi kondisi tersebut, karena mungkin mereka-mereka yang berpikir menyempit justru lebih sering "piknik" daripada mereka-mereka yang berpikir meluas. Menurut hemat penulis, ungkapan yang tepat adalah kurangnya keinginan berpikir kritis dan ketidakmampuan atau pun kurangnya keinginan berpikir terbuka. Mereka yang pemikirannya menyempit biasanya ditandai oleh gejala mudahnya menerima suatu kabar burung yang entah kebenarannya dan akan meyakininya sampai sepenuh hati, bahkan akan dimanisfestasikan ke dalam tata perilakunya sehari-hari. Biasanya mereka-mer...

Memotret Rembang

Pecinan di Rembang (diunggah juga di www.fotokabar.com) Kapal diesel di Rembang (diunggah juga di www.fotokabar.com) Rembang, sebuah kabupaten kecil di ujung timur laut Propinsi Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur menyimpan beberapa kekhasan tersendiri. Meskipun kota kabupaten ini terkesan sepi dan bergerak lamban, tetapi ternyata kota kabupaten ini menyimpan keunikan tersendiri, baik dalam hal budaya atau humanisme-nya. Contohnya saja Lasem, yang merupakan kota kecamatan di Kabupaten Rembang, menyimpan keunikan yang jarang ditemui di kota-kota lainnya di Indonesia. Akulturasi budaya antara Jawa dan Tionghoa beserta laku masyarakatnya yang humanis.  Kabupaten ini bisa dijangkau dengan beragam moda transportasi, diantaranya adalah bus kota AKAP (antar kota antar propinsi) Semarang-Surabaya serta bus malam (biasanya dari ibu kota dan sekitarnya). Sedangkan perjalanan dengan menggunakan kereta, maka pemberhentian terakhir adalah Stasiun Tawang atau P...

Yang Penting Matanya

Fotografi adalah seni, entah itu bagian atau keseluruhannya bernafaskan seni. Dalam tulisan singkat ini, penulis tidak akan menguraikan panjang lebar mengenai keterkaitan antara fotografi dan seni, serta tidak juga menguraikan panjang lebar mengenai teknik-teknik fotografi yang berkaitan dengan seni. Karena memang sudah banyak ahli mengenai hal tersebut dan mengingat penulis bukanlah ahli fotografi.  Dalam tulisan singkat ini, penulis ingin berbagi pengalaman mengenai memotret satwa atau hewan. Hewan merupakan makhluk hidup, seperti halnya kita, manusia. Mereka mempunyai alat gerak dan naluri untuk bergerak dan terkadang tidak bisa kita atur. Awal memotret hewan atau satwa, penulis selalu saja mendapatkan hasil yang tidak fokus alias blur. Susah memang, apalagi ketika kita menggunakan lensa manual yang fokusnya harus kita atur secara manual. Nah, di sini lah letak tantangan memotret satwa, yakni ketika menggunakan lensa manual dan satwa/hewan objek foto bergerak sana-sini. Kesa...

Varian Baru Tulisan Fiksi, Pawon Fiksi

Tulis menulis merupakan salah satu kegiatan yang boleh dibilang menyenangkan sekaligus merupakan olah rasa dan olah pikir. Menulis adalah kegiatannya dan tulisan adalah bentuk hasil atau karyanya. Karya yang terbentuk ini nantinya diharapkan akan memberikan sumbangan terhadap kehidupan sosial masyarakat (harapan penulis) dan juga karya ini akan tetap hidup abadi walaupun si penulis sudah menjadi tanah. Singkatnya, menurut hemat penulis, menulis merupakan salah satu cara "memperpanjang hidup". Seperti apa yang pernah diujarkan oleh Pak Pramoedya, bahwa orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Jika dalam www.mlakuwae.blogspot.co.id berisikan mengenai catatan-catatan ringan seputar apa yang terjadi di sekitar kita dan catatan-catatan ringan mengenai jalan-jalan dan memotret. Nah, penulis mengenalkan varian baru, yakni tulisan fiksi. Tulisan fiksi ini berbentuk cerpen yang singkat. Kumpulan-kumpulan t...

Konsumsi Travelling

Sepeda onthel yang disusun berjajar di pelataran museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta, Selasa (1/7/2014). Sepeda tersebut telah menjadi ikon wisata di kawasan Kota Tua. Penurunan daya beli masyarakat, telah menjadi bahan pemberitaan yang hangat bahkan panas hampir sebagian besar media beberapa bulan lalu, mungkin masih berlanjut sampai catatan ini ditulis. Satu kubu mempercayai bahwa kebijakan pemerintah-lah yang menyebabkan kondisi ini, sedang kubu satunya berpendapat bahwa daya beli masyarakat tidak menurun. Penurunan daya beli dikhawatirkan akan mempengaruhi perekonomian suatu negara. "Lho apa kaitannya isu nasional tersebut dengan tulisan blog yang harusnya berisi tentang mlaku-mlaku  alias jalan-jalan?" Begini lho, paragraf di atas hanya awalan saja, bukan bermaksud pro pada satu kubu atau kubu lainnya. Lanjutannya begini, daya beli masyarakat Indonesia akhir-akhir ini memang menurun, salah satu bukti adalah banyak sektor ritel yang gulung tikar, ...

Toleransi Untuk Indonesia Kita

Indonesia itu punya titik lemah, dimana titik lemah ini bisa menjadi jalan pecahnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Titik lemah tersebut adalah perbedaan, baik itu perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan, bahkan juga perbedaan dalam pandangan atau pemikiran atas suatu hal. Namun, nyatanya sampai tulisan ini diketik, NKRI masih berbentuk NKRI.  Inilah Indonesia, dalam bentuk NKRI, yang sampai saat ini mampu mengelola perbedaan tersebut. Boleh dikata bahwa Indonesia adalah "satu dalam perbedaan" atau semboyannya Bhinneka Tunggal Ika. Dengan adanya keunikan inilah, Indonesia menjadi percontohan kehidupan berbangsa bagi negara-negara lain di planet bumi ini. Perbedaan tersebut mengerucut ke dalam kesatuan yang dinamakan bangsa, dimana semua bersepakat bahwa hanya ada satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Kemudian perbedaan yang telah melebur ke dalam bentuk satu bangsa tersebut merasa memiliki tanggung jawab terhadap tanah air yang membentang dari Sabang sampai Merau...

Negara Mana Yang Kamu Inginkan Untuk Ditinggali Di Masa Depan?

Da Nang, sebuah kota pelabuhan yang terletak di tengah-tengah negara VietNam dan merupakan kota terbesar ketiga di VietNam setelah Ho Chi Minh City dan Ha Noi sedang hangat menjadi pembicaraan di sejumlah media dalam dan luar negeri, karena di Da Nang tengah diselenggarakan KTT APEC 2017 pada tanggal 10-11 November 2017. Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini dipimpin oleh Presiden RI, Joko Widodo membawa misi berupa penghilangan hambatan nontarif produk-produk Indonesia yang berkontribusi pada pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan, mempersempit kesenjangan ekonomi, serta peningkatan infrastruktur dan mengedepankan maritime based policy  (disadur dari berbagai sumber media nasional). Semoga misi apa pun yang dibawa pemerintah ke forum-forum internasional mendapatkan perhatian dan mendapatkan tempat, sehingga kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan sosial akan meningkat baik di Indonesia, Asia Tenggara, Asia dan juga dunia. Paragraf di atas hanya sekedar pengantar ...